Semarakkan Rakorev KKM MTs Se-Wilker Kediri dengan “Trenggalek Djati”
- Kamis, 09 Maret 2023
- Admin
- 0 komentar
MTs Negeri 2 Trenggalek kembali menjadi tuan rumah dalam kegiatan Rakorev KKM MTs Se-Wilker Kediri pada Kamis, 16 Maret 2023. Kegiatan yang diikuti oleh 48 Kepala MTs Negeri baik kabupaten atau kota di wilayah kerja Kediri dimulai sekitar pukul 09.30. Sebelum acara Rakorev, diadakan hiburan berupa tampilan lagu-lagu yang dibawakan oleh guru dan peserta didik MTs Negeri 2 Trenggalek. Widodo Setyadi selaku tuan rumah mengucapkan terima kasih atas kehadiran para Kepala Madrasah di Kota Tempe Kripik ini. Beliau berupaya agar pendidikan di madrasah tsanawiyah lebih maju, berkembang, dan mandiri sebagaimana semboyan “MTsN Mandiri, Mandiri Berprestasi”. Dalam kesempatan tersebut Djamaluddin Malik selaku Ketua KKM Kabupaten Trenggalek juga menyampaikan agenda rutin Rakorev dan Planning kegiatan KKM MTs Se-Wilker Kediri yang insya Allah akan mengadakan Bimtek untuk Wakakur.
Rakorev yang sedianya dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Trenggalek tersebut akhirnya diwakili oleh Kasubag TU karena Drs. M. Syamsuri, M.Pd. sedang mengikuti bimtek petugas haji. Mustofa Alhamdani selaku Kasubag TU menyampaikan bahwa sebagai insan pendidikan seyogyanya pandai bersyukur karena dengan bersyukur akan mendapat limpahan nikmat dari Allah SWT. Beliau berharap bahwa Rakorev KKM MTs se-Wilker Kediri ini nantinya dapat menelurkan sesuatu yang dapat meningkatkan kualitas madrasah. Peningkatan kualitas madrasah sangat essensial bagi pengembangan madrasah. Hal tersebut sesuai dengan harapan Gus Menteri bahwa setiap lembaga diharapkan memiliki manajemen pelayanan kepada masyarakat dan tata kelola birokrasi yang bagus. Tak lupa Beliau berpesan agar Kepala Madrasah jangan merasa puas dengan sesuatu yang telah dicapai. Hal ini dikarenakan Kepala Madrasah menghadapi manusia, tentunya akan berbeda perlakuan dengan menghadapi tumpukan kertas. Indikator kinerja Kepala Madrasah akan mencapai kesuksesan jika berupaya untuk membangun peradaban dunia yang mampu menorehkan tinta emas dalam peningkatan SDM berkualitas. Bapak yang telah berkecimpung selama bertahun-tahun di Kantor Kementerian Agama tersebut menyampaikan bahwa tantangan Kementerian Agama dan madrasah ke depan yaitu masih terdapat beberapa ASN yang belum profesional. Hal ini ditunjukkan dengan data hasil CAT ASN bahwa sejumlah 41 % ASN Kementerian Agama belum dapat dikatakan profesional. “Semoga kita tidak termasuk di dalamnya,” Ungkap Beliau.
Dalam pembukaan agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan tersebut juga semakin semarak dan meriah dengan tampilan tari khas Trenggalek yang disajikan oleh 4 personil peserta didik MTs Negeri 2 Treggalek berupa tampilan tari Trenggalek Djati. Tarian tersebut merupakan pengejawantahan jati diri bangsa Trenggalek yang diekspresikan dalam gerakan tari Jaranan Pegon Sentherewe Brug dan ragam gerak kepahlawanaan dalam membangun Trenggalek. Sebagai tarian khas Trenggalek tentunya tak lepas dengan ungkapan semboyan Jwalita Praja Karana. Sebagai bentuk ungkapan semangat, tari Trenggalek Djati sambut semangat masyarakat Trenggalek untuk menjadikan Trenggalek lebih cemerlang dan gemilang bersama rakyat. Tampilan tarian tersebut mendapat sambutan meriah dari para Kepala Madrasah. Mereka terlihat terhibur dan sangat antusias menikmati gerak tari yang penuh semangat juang tersebut. Apalagi didukung oleh kelincahan dan kemolekan para penari.
Acara yang berlangsung sekitar 3 setengah jam tersebut menelurkan agenda kegiatan yang bermanfaat dan bernilai positif bagi perkembangan madrasah. Beberapa agenda yang dibicarakan yaitu tentang pelaksanaan kegiatan sambut Ramadhan, Pelaksanaan assesmen madrasah, dan agenda akhir tahun pelajaran. Usai kegiatan, tak lupa Widodo memberikan apresiasi positif. “Saya sangat bangga dan berterima kasih atas kerja sama semua pihak sehingga acara Rakorev berjalan lancar”, Tuturnya sambil tersenyum. (ufm/ed)